Berani melangitkan mimpi, Berani terjatuh


Dream, a.k.a Mimpi.... Siapa sih dari kita yang gak punya mimpi? Mau jadi apa? Mau kaya apa? Anak muda harus dong yang namanya punya mimpi! Karena, Hidup terasa lebih indah kalo kita punya mimpi, punya goals dalam hidup.. Masa hidup gitu gitu aja? Maka dari itu, kita harus mulai untuk menentukan ke mana kita mau pergi, pengen jadi apa, pengen berbuat apa. 

Seringkali banyak dari kita ragu sama diri sendiri "Kalo pengen gini, emangnya bisa ya?" Semua itu bisa aja , asal kita yakin dan kita mau. Masalahnya, kita mau gak? yakin gak? Coba tanya sama diri sendiri. 

Kalo kita ingin sesuatu, memilih sesuatu.. kita harus siap menerima segala konsekuensinya.. menghadapi segala ujian untuk mendapatkannya... siap dengan segala hal terburuk yang mungkin terjadi.. dan pastinya tetap bertahan pada pilihan itu..  Misalnya, pengen jadi dokter nih.. Maka, konsekuensi dan segala persiapannya kudu udah kita siapin.. hal terburuk dari pilihan itu harus siap kita jalani. No matter what.. entah itu dimarah marahin pasien sampe dengan dituntut pasien.. ibaratnya nih, kalo "bukannya untung malah buntung", kita tetap harus siap..

Contoh yang real banget nih buat yang mau kuliah..... kita pengen diterima di ITB. lalu, karena takut gak ketrima di ITB, kita juga daftar di UI, UGM, UNAIR, dst. Setelah sekian lama menunggu.. eh muncul pengumuman bahwa dari sekian banyak univ yang kita daftar disana, atas izin Allah, ditolak semua.. atau misalnya ketrima tapi di univ dan prodi yang ga kita sukai..

Di situlah, 'siapa kita sebenarnya' akan ketauan.. Bisa gak kita nerima itu? Bisa gak kita sabar dengan itu? apa kita mau menghindari itu semua? tapi yang ku tahu, orang hebat itu adalah yang sanggup menerima segala konsekuensi yang bisa terjadi dan tetap move forward.. nggak yang terus putus asa, galau ngunci diri di kamar nangis seharian... memang sih, Sedih itu manusiawi buat kita yang sebagai manusia, tapi yang jangan sampai terlalu terpuruk dengan itu semua:) karena..
bukan tentang apa yang kita dapat, tapi tentang bagaimana sikap kita dalam menerima apa yang kita dapat:)
Jangan pernah berkecil hati, seakan akan jalan cuman ada satu doang.. jalan itu banyak, teman. Cuma kitanya percaya gak? jangan stuck disitu aja.. luaskan pikiran. Bumi ini luas kalo kita berpikiran luas. Kalo pikiran sempit yaa dunia akan terasa sempit. The entire universe ini milik Allah. yang punya seisi bumi ini Allah. Allah bisa ngumpulin banyak orang dalam satu tempat. Nah, kita cuman satu orang kecil di dunia yang gede ini. Tentunya mudah banget Allah nyempilin kita di suatu tempat, katakanlah universitas. Cuman caranya Allah aja yang beda dari yang kita bayangkan. pertanyaanya, Jadi kita yakin gak sama Allah? Harus dong..

Banyak nih yang bilang "ah, gamau kalo begini, takutnya gini gini" "what if.." "how if?" kita seringkali terlalu takut dengan what we thought, that doesn't really happen to us.. Lhah.. jalan aja belom, kok udah takut duluan. Kita sering kemakan oleh pikiran buruk diri kita sendiri:( Yang pastinya menimbulkan ketakutan untuk diri kita. Nahhh... most of Ketakutan itulah yang menahan kita dari menikmati banyak hal di dunia ini, misalnya merasakan pengalaman hidup, pengalaman dunia kerja, dsb. Ketakutan itulah yang membuat kita mundur sebelum merasakan kepahitan dalam hidup yang mana bisa membuat kita berproses, berkembang, berubah menjadi lebih baik from who we were, yang tentunya menjadi pengalaman untuk buku kehidupan kita , hehe..


Di situlah pentingnya untuk selalu berprasangka baik terhadap Allah. bukannya sebaliknya :) Selalu percayalah kepada Allah.
 Allah tahu kita itu siapa dan kita akan jadi apa melebihi diri kita sendiri
Bisa aja loh, misal kalo diterima di ITB ,yang tentunya sesuai ekspektasi, malah jadinya nggak baik buat kita. Bisa jadi kena masalah besar... Yang saat ini kita nggak tahu dong itu apa. yang pasti, Allah tahu gimana yang terbaik buat kitanya untuk sekarang, besok, dan masa depan yang masih jauh...

Pokoknya ngikut aja, dadi wong sik nriman, tetep jalan kedepan, dan teruuuus aja usaha. Masalah hasilnya besok? terserah Allah.. Yang terpenting kan kita udah usaha semaksimal mungkin. Bersyukur kalo berhasil, kalo belum ya.. itu artinya
Allah wants us to receive everything that life was meant to teach.

+tinggalkan komen ya:)  even if only an emoticon

btw, saya nulis ini karena terinspirasi dari wirda.. hanya sekadar sharing aja hehe... barangkali bermanfaat.. :)))

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setengah Penuh atau Setengah Kosong?